GARVI.ID, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Sosial terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif bagi penyandang disabilitas. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui program penerimaan tenaga magang disabilitas hasil kerja sama dengan LPK Al Jabar.
Kepala Dinas Sosial Kota Balikpapan, Arfiansyah, mengatakan program tersebut menjadi wadah bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengenal dunia kerja secara langsung.
Menurutnya, pengalaman magang penting untuk membangun rasa percaya diri, kemandirian, serta kesiapan peserta dalam menghadapi dunia kerja di masa mendatang.
“Program magang bagi penyandang disabilitas di lingkungan kantor pemerintah sangat baik untuk meningkatkan kemampuan, kepercayaan diri, dan kemandirian peserta,” kata Arfiansyah, Selasa (12/5/2026).
Ia menilai, keberadaan program tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih terbuka dan ramah bagi seluruh kalangan, termasuk penyandang disabilitas.
“Program ini sekaligus mendorong terciptanya ekosistem kerja yang inklusif dan memberikan kesempatan yang sama bagi penyandang disabilitas,” ujarnya.
Arfiansyah menjelaskan, melalui program magang tersebut peserta mendapat kesempatan belajar langsung mengenai aktivitas kerja di lingkungan perkantoran. Mereka dikenalkan dengan tugas administrasi, pengelolaan dokumen, pelayanan administrasi, hingga pola kerja profesional di instansi pemerintah.
Menurutnya, pengalaman kerja nyata menjadi bekal penting bagi peserta untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperluas peluang kerja di masa depan.
Selain memberikan pengalaman kerja, program tersebut juga diharapkan dapat mengubah pandangan masyarakat terhadap kemampuan penyandang disabilitas. Ia menilai penyandang disabilitas memiliki potensi dan kemampuan yang dapat berkembang apabila diberikan ruang dan kesempatan yang sama.
Karena itu, Dinas Sosial Balikpapan berharap semakin banyak instansi pemerintah maupun perusahaan swasta yang ikut membuka peluang magang dan pekerjaan bagi penyandang disabilitas.
“Penyandang disabilitas memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkembang serta berkontribusi di lingkungan kerja,” jelasnya.
Ia menambahkan, dukungan lingkungan kerja yang terbuka dan ramah disabilitas sangat penting agar peserta merasa nyaman dan lebih percaya diri saat menjalankan aktivitas pekerjaan.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan berharap tercipta lingkungan kerja yang semakin inklusif sekaligus mampu mendorong penyandang disabilitas menjadi lebih mandiri dan siap bersaing di dunia kerja. (Adv/Diskominfo/Bpp)













