GARVI.ID, PPU – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berharap, pembentukan tiga kementerian baru di bidang pendidikan dapat mendorong peningkatan mutu para guru. Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru, menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU masih menunggu kebijakan terbaru dari kementerian-kementerian yang baru terbentuk dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Para guru saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk perubahan kepemimpinan di tingkat pemerintahan pusat,” ujar Andi Singkerru, Rabu (6/11/2024).
Andi Singkerru menjelaskan, sebelumnya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) kini telah dibagi menjadi tiga kementerian: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendidasmen), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), serta Kementerian Kebudayaan. “Dengan kementerian yang lebih spesifik, diharapkan para guru di seluruh Indonesia akan lebih terlatih dan keilmuannya dapat terus ditingkatkan,” harapnya.
Meski demikian, Andi menambahkan bahwa Disdikpora PPU masih menunggu arahan lebih lanjut untuk memaksimalkan kinerja para guru di sekolah-sekolah di PPU. “Guru kita adalah pahlawan bangsa di sekolah, dan kami berharap sinergitas antara kementerian dan daerah dapat benar-benar meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.
Andi Singkerru juga menilai pentingnya kerja sama antara Disdikpora PPU dan para guru untuk memperkenalkan teknologi sesuai dengan tuntutan zaman. “Guru harus lebih dekat dengan pembentukan karakter dan kompetensi yang dibutuhkan siswa,” ungkapnya.
Menghadapi kemajuan teknologi yang pesat, Andi menyatakan bahwa Disdikpora di daerah harus berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan. “Ini adalah tantangan luar biasa bagi kami,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa Disdikpora PPU terus berupaya memfasilitasi pengembangan diri para guru melalui berbagai kegiatan, termasuk pelatihan dan bimbingan teknis (Bimtek). “Kami tidak boleh stagnan dan harus terus mengikuti perkembangan pendidikan,” pungkasnya. (Adv/PPU)
