GARVI.ID, BALIKPAPAN — Dalam upaya memastikan seluruh anak mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal, Puskesmas Karang Jati terus mengedukasi orang tua mengenai pentingnya imunisasi lengkap. Program imunisasi rutin ini diberikan sejak bayi baru lahir hingga memasuki usia balita.
Bidan Puskesmas Karang Jati, Rose Retnoningrum STr. Keb, mengatakan bahwa imunisasi merupakan investasi kesehatan jangka panjang bagi anak.
“Mulai dari hepatitis B, polio, BCG, DPT-HB-HIB, PCV, hingga MR, semuanya punya peran penting untuk mencegah penyakit berbahaya,” tuturnya, Kamis (20/11/2025).
Setiap jenis imunisasi telah memiliki jadwal yang terstruktur, mulai dari usia dua bulan hingga satu setengah tahun. Beberapa vaksin seperti PCV dan rotavirus diberikan untuk mencegah penyakit berat seperti meningitis dan diare.
“Jadwalnya memang cukup banyak, tapi semua penting. Tujuannya agar anak semakin kuat terhadap penyakit yang sering dialami di usia dini,” katanya.
Meski demikian, Rose mengakui bahwa masih ada sebagian orang tua yang ragu atau menolak imunisasi. Alasan yang muncul biasanya berkaitan dengan kepercayaan tertentu atau kekhawatiran anak sakit setelah imunisasi.
“Yang menolak biasanya karena kepercayaan. Ada juga yang khawatir karena anak sempat demam atau rewel setelah imunisasi,” jelasnya.
Untuk memastikan perlindungan anak tidak terputus, Puskesmas Karang Jati menyediakan layanan imunisasi kejar, yaitu imunisasi susulan bagi anak yang terlambat datang sesuai jadwal.
“Meskipun terlambat, imunisasi masih bisa dikejar. Yang penting jadwal akhirnya lengkap supaya perlindungan anak tetap optimal,” tegas Rose.
Melalui pendekatan yang lebih persuasif dan edukatif, puskesmas berharap semakin banyak orang tua memahami bahwa imunisasi bukan hanya kewajiban, tetapi bentuk kasih sayang dan ikhtiar untuk melindungi masa depan anak. (Adv/Puskesmas/Bpp)













