GARVI.ID, BALIKPAPAN – Komisi IV DPRD Balikpapan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada proyek pembangunan SMP Negeri 28 di Langgar Baru, RT 50, Kamis (31/10/2024), untuk mengevaluasi kelancaran dan kualitas konstruksi sekolah tersebut. Sidak dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV, Gasali, bersama Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Muhammad Taqwa, serta beberapa pejabat daerah. Mereka hadir untuk memastikan bahwa pembangunan sekolah yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat ini berjalan sesuai rencana dan memenuhi standar mutu yang ditetapkan.
Gasali menekankan pentingnya menyediakan fasilitas pendidikan yang memadai dan aman bagi masyarakat. “Kami hadir langsung untuk memastikan anggaran daerah dipakai secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Gasali.
Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Gasali mengungkapkan bahwa pembangunan SMP Negeri 28 kini sudah mencapai sekitar 60 persen dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2024. Ia optimistis target tersebut bisa tercapai dengan pengawasan yang ketat. “Kami mendorong kontraktor menambah tenaga kerja agar proyek tetap berjalan lancar, mengingat cuaca yang kerap berubah-ubah,” jelasnya.
Fokus pengerjaan saat ini adalah penyelesaian lantai dua dan atap sekolah. Gasali berharap proyek bisa selesai sesuai jadwal, sehingga sekolah siap menyambut penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk tahun ajaran 2025/2026. “Kami ingin sekolah ini siap untuk PPDB 2025. Jadi, kami meminta kontraktor menyelesaikan pekerjaan tepat waktu sesuai kontrak,” tambahnya.
Komisi IV juga menekankan perlunya koordinasi yang erat antara kontraktor dan pemerintah daerah untuk menghindari kendala yang dapat menghambat penyelesaian proyek. Gasali menyatakan, pihak DPRD akan terus memantau proyek ini secara berkala untuk menjamin mutu konstruksi yang sesuai standar.
Diharapkan kehadiran SMP Negeri 28 ini dapat menjawab kebutuhan tempat belajar yang terus meningkat di Balikpapan. Pengawasan ketat DPRD, kata Gasali, adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap peningkatan kualitas pendidikan di kota ini.
Warga Balikpapan menyambut baik langkah percepatan dan pengawasan ini, mengingat kebutuhan akan fasilitas pendidikan yang kian mendesak. Jika sesuai target, SMP Negeri 28 akan mulai beroperasi pada 2025, memberikan tambahan kapasitas dan mendukung upaya pemerintah dalam memperbaiki mutu layanan pendidikan di Balikpapan. (Adv/DPRD/BPP)











