GARVI.ID, TENGGARONG – Memasuki era pemulihan pasca pandemi, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyaksikan kebangkitan industri pariwisatanya. Berbagai pengelola wisata baru bermunculan, menandakan dinamika positif yang digerakkan oleh inisiatif masyarakat dan investasi sektor swasta.
Dinas Pariwisata Kukar mengapresiasi tren ini, menganggapnya sebagai momentum untuk memajukan sektor pariwisata lokal. Kepala Bidang Pengembangan Industri Pariwisata, Antoni Kusbiantoro, Kamis (2/5/2024), menyatakan optimisme terhadap potensi yang terus berkembang ini.
“Kami melihat kehadiran pengelola wisata baru sebagai katalisator yang akan mempercepat pemulihan ekonomi Kukar. Ini adalah kesempatan untuk menampilkan kekayaan alam dan budaya kita yang unik kepada dunia,” ujar Antoni.
Pemerintah daerah, bersama dengan masyarakat dan pelaku industri, berkolaborasi untuk menghidupkan kembali sektor yang sempat terpuruk akibat pandemi. Bukit Mahoni, salah satu destinasi yang dikelola oleh pengelola baru, menjadi sorotan karena potensinya yang besar.
“Dengan manajemen yang profesional, Bukit Mahoni tidak hanya akan meningkatkan jumlah kunjungan wisata, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat setempat,” tambah Antoni.
Dispar Kukar berkomitmen untuk mendukung pengelola wisata baru melalui program pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia. Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi pariwisata dan memperkuat posisi Kukar sebagai destinasi wisata yang menarik di Indonesia.
Kebangkitan industri pariwisata Kukar ini diharapkan tidak hanya mempercepat pemulihan ekonomi, tetapi juga membuka lembaran baru bagi masyarakat untuk menggali dan mempromosikan nilai-nilai budaya yang mereka miliki. Dengan sinergi yang kuat antara semua pihak, masa depan pariwisata Kukar tampak cerah dan menjanjikan. (adv)







