GEMBIRA CERIA Diluncurkan, 4.200 Bibit Tanaman Ditanam Bersama Anak PAUD Balikpapan

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Program GEMBIRA CERIA (Gerakan Menanam Bersatu, Ciptakan Generasi Peduli dan Lingkungan) resmi diluncurkan di halaman Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center, Sabtu (22/8/2026).

Program yang digagas sebagai gerakan edukasi lingkungan bagi anak usia dini tersebut mengajak anak-anak PAUD di Kota Balikpapan mengenal proses menanam sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Bunda PAUD Kota Balikpapan, Hj Nurlena Rahmad Mas’ud, mengatakan GEMBIRA CERIA tidak sekadar mengajarkan anak menanam, tetapi memberikan pengalaman langsung dalam merawat tanaman.

“Program ini lahir dari sebuah keyakinan sederhana, bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya diajarkan, tetapi perlu dialami dan dilakukan sejak dini,” ujar Nurlena.

Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diajak menyentuh tanah, mengenal bibit, menyiram, hingga merawat tanaman. Proses tersebut diharapkan dapat menanamkan nilai kesabaran, perhatian, proses, dan tanggung jawab kepada anak.

Nurlena mengatakan kegiatan GEMBIRA CERIA tidak berhenti pada kegiatan penanaman. Anak-anak akan terus diajak mengamati pertumbuhan tanaman hingga memahami proses memanen dan memanfaatkan hasilnya.

“GEMBIRA CERIA bukan sekadar gerakan menanam pohon. Ini adalah gerakan pengalaman, menanam kebiasaan baik, dan menanam karakter pada diri anak kita,” katanya.

Dalam peluncuran tersebut, sekitar 420 satuan PAUD se-Kota Balikpapan turut berpartisipasi. Para satuan pendidikan bersama orang tua dan wali menyumbangkan sekitar 4.200 bibit tanaman.

Dukungan bibit juga datang dari sejumlah organisasi perangkat daerah dan mitra. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan menyiapkan 429 bibit yang terdiri atas matoa, jeruk siam, rambutan, dan sawo.

Sementara Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Balikpapan menyediakan bibit cabai, terong, dan tomat sebanyak 450 bibit untuk masing-masing kecamatan. Selain itu, Enuma memberikan 250 bibit tanaman, sedangkan Penerbit Erlangga mendukung penyediaan pupuk.

Wali Kota Balikpapan, Dr Rahmad Mas’ud, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

“Ini adalah satu tekad dan ikhtiar kita bagaimana menciptakan generasi-generasi anak kita yang betul-betul peduli. Bukan hanya peduli terhadap dirinya, bukan hanya peduli terhadap keluarga, tetapi juga peduli sesama makhluk hidup,” ujar Rahmad.

Menurutnya, kegiatan menanam memiliki pesan moral yang sederhana. Kemampuan seseorang merawat makhluk hidup, termasuk tumbuhan dan hewan, menjadi bagian dari pembelajaran untuk menumbuhkan tanggung jawab dalam kehidupan.

“Kalau seseorang itu mampu mencintai dan mampu merawat dan menanam makhluk hidup, saya yakin pasti dia akan bisa menanam diri dan keluarganya,” katanya.

Rahmad juga mengingatkan bahwa tantangan sesungguhnya bukan sekadar menanam, melainkan merawat tanaman agar terus tumbuh. Pesan tersebut dinilai relevan dengan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga hubungan keluarga.

“Menanam pohon itu gampang dan mudah, tetapi bagaimana merawatnya. Begitu juga dalam kehidupan kita, berkeluarga gampang, tetapi bagaimana merawat ukhuwah, hubungan kita terhadap keluarga,” tuturnya.

Melalui GEMBIRA CERIA, anak-anak diharapkan tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga membangun kebiasaan baik melalui pengalaman langsung.

Nurlena pun berpesan kepada anak-anak untuk merawat tanaman yang telah ditanam dan menjaga lingkungan di sekitarnya.

“Rawatlah tanaman yang kalian tanam. Jagalah lingkungan sekitar, teruslah menjadi anak-anak yang senang belajar, senang berbagi, dan senang menjaga lingkungan,” pesannya. (Adv/Diskominfo/Bpp) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *