Gubernur Kaltim Sambut Pangkopassus, Djon Afriandi Jalani Kunker Dua Hari di Kaltim

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud menyambut kedatangan Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, Selasa (18/8/2026).

Pangkopassus tiba di Kaltim untuk menjalani rangkaian kunjungan kerja selama dua hari, 18-19 Agustus 2026. Agenda tersebut mencakup sejumlah kegiatan di Balikpapan, Kutai Kartanegara (Kukar), dan Samarinda.

Pertemuan keduanya berlangsung dalam suasana akrab. Setibanya di ruang VIP bandara, Djon Afriandi langsung menyapa Gubernur Rudy Mas’ud.

“Apa kabar, Pak Gubernur?” sapa Djon.

Rudy pun menyambut kedatangan jenderal bintang tiga tersebut.

“Alhamdulillah, Jenderal, baik. Selamat datang di Kaltim bersama rombongan, Jenderal,” ujar Rudy.

Sebagai bentuk penyambutan, Rudy mengalungkan syal manik khas Kalimantan Timur kepada Pangkopassus.

Kunjungan ini menjadi agenda kerja pertama Djon Afriandi di Kalimantan Timur. Selama berada di Kaltim, Pangkopassus dijadwalkan mengunjungi sejumlah lokasi, salah satunya Markas Grup 4 Kopassus di Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Setelah beristirahat sejenak di ruang VIP Bandara Sepinggan, rombongan kemudian melanjutkan agenda di Balikpapan.

Dalam kegiatan tersebut, Rudy didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekdaprov Kaltim HAM Fitra Firnanda, Plt Kepala Dinas PUPR Kaltim Irhamsyah, serta Komandan Grup 4 Kopassus Brigjen TNI Suharma Zunam.

Rudy juga menyampaikan kesiapannya mendampingi Pangkopassus selama rangkaian kegiatan di Kaltim.

“Saya siap mendampingi Jenderal. Kali ini, izinkan saya yang menyopiri mobilnya Jenderal,” kata Rudy.

Ucapan tersebut sontak disambut tawa dari rombongan. Suasana akrab mewarnai keberangkatan Pangkopassus bersama rombongan untuk melanjutkan agenda kunjungan kerja di Kalimantan Timur.

Kunjungan selama dua hari tersebut menjadi bagian dari agenda Pangkopassus di Kaltim sekaligus memperkuat koordinasi antara jajaran TNI, khususnya Kopassus, dengan pemerintah daerah. (/*)