GARVI.ID, BALIKPAPAN – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Grand City Balikpapan pada Minggu (23/11/2025) berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat. Acara dimulai dengan fun walk bersama, dilanjutkan penyerahan hadiah lomba-lomba, serta pameran inovasi dari seluruh puskesmas di Kota Balikpapan. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama untuk memperkenalkan berbagai terobosan dalam peningkatan mutu pelayanan.
Kepala UPTD Puskesmas Karang Jati, dr. Niken Dayu Anggraeni MARS, mengatakan bahwa HKN bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi sarana memperlihatkan kemajuan inovasi kesehatan di tingkat masyarakat. “HKN selalu menjadi momentum untuk menunjukkan perkembangan inovasi kita dan mendekatkan layanan kesehatan kepada warga. Ini cara efektif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan dini dan gaya hidup sehat,” ujarnya.
Selain menampilkan inovasi teknologi seperti aplikasi kesehatan, berbagai puskesmas juga membawa program unggulan masing-masing, mulai dari penyuluhan PTM, edukasi gizi, demonstrasi tanaman obat keluarga, hingga stand deteksi kesehatan mandiri. Aktivitas ini membuat pengunjung lebih tertarik karena dapat langsung mencoba layanan pemeriksaan kesehatan cepat, seperti cek tekanan darah, pemeriksaan gula darah, pengukuran indeks massa tubuh, hingga konsultasi kesehatan langsung dengan tenaga medis.
Menurut dr. Niken, kehadiran masyarakat dalam jumlah besar menunjukkan bahwa kesadaran terhadap kesehatan semakin meningkat. Ia menilai antusiasme tersebut merupakan hasil dari pendekatan promotif preventif yang selama ini digencarkan puskesmas. “Masyarakat sekarang lebih terbuka memeriksakan diri dan ingin tahu status kesehatannya. Ini perkembangan positif dan harus terus dijaga,” katanya.
Selain kegiatan edukasi, HKN kali ini juga menjadi ajang evaluasi inovasi antar-puskesmas. Setiap stand dipantau dan dinilai langsung oleh tim juri yang menilai kreativitas, dampak program, serta keberlanjutan inovasi dalam meningkatkan layanan di wilayah kerja masing-masing.
Dengan konsep kegiatan yang interaktif, HKN di Balikpapan diharapkan dapat terus menjadi wadah bagi tenaga kesehatan untuk berinovasi sekaligus meningkatkan kemitraan dengan masyarakat. Pemerintah kota melalui Dinas Kesehatan menargetkan agar setiap puskesmas mampu menghadirkan minimal satu inovasi aktif setiap tahun, sehingga kualitas layanan kesehatan dasar semakin maju dan adaptif terhadap kebutuhan zaman. (Adv/ Puskesmas/Bpp)













