HUT Ke-45 Dekranas Resmi Ditutup, Balikpapan Catat Dampak Ekonomi Positif

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Kota Balikpapan resmi ditutup pada Jumat, 11 Juli 2025. Rangkaian acara yang berlangsung selama tiga hari di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome berjalan sukses dan penuh antusiasme.

Ketua Panitia sekaligus Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Muhaimin, menyampaikan seluruh agenda berjalan sesuai rencana tanpa hambatan berarti. Dalam penutupan kegiatan juga dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian serta Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian.

“Alhamdulillah, semua kegiatan dari hari pertama hingga penutupan berjalan lancar. Antusias masyarakat luar biasa, pameran selalu ramai, dan suasana sangat tertib serta meriah,” ujarnya saat ditemui usai penutupan.

Tak hanya sukses secara penyelenggaraan, Muhaimin juga menyoroti dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh pelaku usaha lokal. Tercatat lebih dari 4.000 tamu dari berbagai daerah hadir, mendorong sektor perhotelan, transportasi, dan kuliner.

“Hotel penuh, kendaraan rental habis, bahkan ada yang didatangkan dari luar kota. Rumah makan ramai, produk UMKM laku keras. Ini membuktikan acara ini memberi dampak nyata, bukan hanya seremoni,” jelasnya.

Menindaklanjuti arahan Kementerian Dalam Negeri terkait penguatan UMKM agar bisa menembus pasar global, Pemkot Balikpapan memastikan komitmennya untuk terus mendukung pelaku usaha lokal.

“Kami ingin pelaku UMKM terus naik kelas. Event seperti ini menjadi tolok ukur potensi mereka. Jika ke depan Balikpapan dipercaya kembali menjadi tuan rumah acara nasional, kami pastikan UMKM lokal tetap jadi bagian utama,” tegas Muhaimin.

Keberhasilan Balikpapan menjadi tuan rumah HUT ke-45 Dekranas dipandang sebagai hasil kolaborasi kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Perayaan ini tidak hanya mengangkat budaya lokal, tetapi juga memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota yang mendukung pertumbuhan industri kreatif. (Adv/Diskominfo/BPP)