Instalasi Farmasi Jadi Pilar Mutu Pelayanan, Firdayanti Ungkap Peran Vital Pengelolaan Obat di Puskesmas Sumber Rejo

GARVI.ID, BALIKPAPAN- Instalasi Farmasi memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang layanan kesehatan di Puskesmas Sumber Rejo. Apoteker Firdayanti menjelaskan bahwa peran utama farmasi tidak hanya sebatas menyiapkan obat, tetapi juga memastikan kualitas terapi yang diterima pasien. “Ada dua peran besar, yaitu pengelolaan sediaan farmasi dan pelayanan farmasi klinis. Keduanya saling berkaitan untuk memastikan obat aman, efektif, dan tepat sasaran,” ungkapnya, Kamis (20/11/2025). 

Pada pelayanan klinis, farmasi bertugas memastikan ketepatan indikasi, dosis, efek samping, interaksi obat, hingga kontraindikasi. Sementara pada sisi pengelolaan, farmasi memastikan obat tidak kekurangan stok maupun berlebih, sehingga pengadaan berlangsung efisien.

Alur pelayanan obat dilakukan berlapis untuk mencegah kesalahan. Setelah menerima resep, tim farmasi melakukan skrining mulai dari nama pasien, usia, berat badan, hingga jenis obat dan dosis. “Setiap obat yang disiapkan harus melalui proses double check sebelum diserahkan kepada pasien,” jelas Firdayanti.

Puskesmas juga menyediakan beragam layanan farmasi seperti pengkajian resep, konseling, pelayanan informasi obat, hingga pemantauan terapi dan monitoring efek samping. Semua pelayanan dilakukan dengan standar profesional dan ramah pasien.

Menurut Firdayanti, kualitas layanan farmasi berpengaruh langsung terhadap mutu keseluruhan puskesmas. Edukasi pasien, ketepatan obat, dan stok yang terjaga menjadi indikator penting kepuasan masyarakat.

“Kami ingin memastikan pasien tidak hanya mendapatkan obat, tetapi juga memahami cara pakai, tujuan terapi, dan keamanan obat yang mereka konsumsi,” tegasnya.

 Dengan peran farmasi yang kuat, pelayanan puskesmas menjadi lebih terarah dan aman bagi seluruh pasien. (Adv/Puskesmas/Bpp)