GARVI.ID, BALIKPAPAN — Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, menegaskan perlunya solusi komprehensif terkait ketersediaan lahan parkir di kawasan MT Haryono seiring penerapan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL). Hal itu ia sampaikan menanggapi keluhan masyarakat tentang minimnya fasilitas parkir di wilayah tersebut.
Menurut Alwi, sosialisasi KTL memang sudah dilakukan, namun pelaksanaannya di lapangan masih menghadapi kendala akibat belum tersedianya lahan parkir memadai yang disiapkan pemerintah melalui Dinas Perhubungan (Dishub). Kondisi ini dikhawatirkan membuat pelebaran jalan yang telah dibangun malah berubah fungsi menjadi area parkir.
“Kita harus cari solusi. Sayang kalau pelebaran jalan yang sudah bagus akhirnya hanya menjadi lahan parkir,” ujarnya, Selasa (18/11/2025).
Ia menjelaskan, salah satu hambatan utama berada pada keterbatasan lahan di sepanjang kawasan MT Haryono. Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan volume kendaraan terus meningkat, dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) turut memperparah kepadatan lalu lintas di Balikpapan.
“Semakin ke depan, Balikpapan memang semakin macet. Dengan adanya IKN, dampaknya membuat lalu lintas semakin padat,” tambahnya.
Alwi menilai perlunya kajian matang sebelum menentukan lokasi yang ideal sebagai kantong parkir. Ia memastikan DPRD akan berkoordinasi dengan Dishub untuk memetakan titik-titik strategis yang tidak hanya mendukung kelancaran KTL tetapi juga dapat menjadi sumber tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kita akan komunikasikan dulu dengan Kadishub. Kita cari lahan-lahan yang bisa dijadikan kantong parkir, sekaligus menambah PAD. Yang penting, kita kaji dulu secara matang agar solusi yang diberikan efektif,” jelasnya.
Ia menegaskan, koordinasi antara DPRD dan pemerintah kota menjadi kunci agar penerapan KTL berjalan optimal tanpa mengurangi kenyamanan warga. Solusi parkir yang jelas dinilai sangat penting untuk mendukung tata kota yang tertib, aman, dan berkelanjutan.
“Semua harus melalui kajian agar ada solusi yang tepat, berkelanjutan, serta mendukung fungsi KTL dan PAD kota,” pungkasnya. (Adv/DPRD/Bpp)













