GARVI.ID, BALIKPAPAN- Laboratorium Puskesmas Sumber Rejo menjadi tulang punggung berbagai program nasional kesehatan. Rizkyka Rumengan, Pranata Laboratorium Kesehatan, menjelaskan bahwa hampir semua program nasional membutuhkan dukungan laboratorium untuk memastikan diagnosa dan pemantauan penyakit dilakukan dengan tepat dan sesuai standar.
“Untuk TB, kami melakukan pemeriksaan dahak BTA dan TCM. Untuk malaria, ada pemeriksaan mikroskopis dan ICT. Untuk HIV dan sifilis, kami mendukung penuh program eliminasi penyakit menular,” jelas Rizkyka, Senin (24/11/2025).
Menurutnya, pemeriksaan laboratorium memiliki peran sangat penting dalam menentukan langkah pengobatan dan memastikan pasien mendapatkan penanganan yang tepat waktu. Ketepatan hasil menjadi salah satu kunci keberhasilan program nasional yang dicanangkan pemerintah.
Pada layanan kesehatan ibu dan anak, laboratorium juga memegang peran besar melalui program ANC terpadu, yang meliputi pemeriksaan Hb, gula darah, HIV, sifilis, hepatitis B, golongan darah, dan urine protein. “Deteksi dini sangat penting agar risiko pada ibu hamil bisa ditangani sejak awal dan tidak berkembang menjadi kondisi berbahaya,” tambahnya.
Selain penyakit menular, laboratorium juga mendukung skrining penyakit tidak menular, terutama diabetes melitus, yang menurutnya menjadi salah satu kelompok pasien terbanyak yang memerlukan pemeriksaan rutin setiap bulan.
Tidak hanya bekerja di dalam gedung puskesmas, laboratorium juga aktif turun ke lapangan untuk kegiatan skrining massal seperti pemeriksaan kesehatan anak sekolah, calon pengantin, hingga posyandu lansia. “Ini bagian dari tugas kami sebagai laboratorium kesehatan masyarakat tier 1,” jelasnya.
Rizkyka menegaskan bahwa seluruh pemeriksaan dilakukan sesuai standar mutu mulai dari pre-analitik hingga post-analitik, serta memperhatikan keamanan kerja melalui penggunaan APD dan pengelolaan limbah medis.
Ia berharap masyarakat tidak menganggap pemeriksaan laboratorium sebagai sesuatu yang menakutkan. “Justru lab adalah kunci deteksi dini. Semakin cepat diketahui, semakin cepat ditangani,” ujarnya. (Adv/Puskesmas/Bpp)







