Mengedepankan Kebersihan, Kukar Tingkatkan Daya Tarik Wisata

GARVI.ID, TENGGARONG – Dalam upaya menarik lebih banyak kunjungan wisatawan serta memelihara kelestarian alam, Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) menempatkan kebersihan sebagai prioritas utama dalam pengelolaan objek wisata. Kebersihan tidak hanya menjadi faktor krusial dalam menarik minat pengunjung tetapi juga dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Ridha Fatrianta, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Kukar, menegaskan bahwa kebersihan merupakan kunci sukses dalam mengelola destinasi wisata. “Kebersihan adalah hal yang tidak bisa ditawar dalam pengelolaan tempat wisata,” ucap Ridha, Senin (27/5/2024).

Menurut Ridha, masih terdapat sejumlah objek wisata di Kukar yang perlu peningkatan dalam hal pemeliharaan kebersihan. Ia menyoroti pentingnya kesadaran bersama antara pengelola dan pengunjung dalam menjaga kelestarian tempat-tempat tersebut.

“Pengelola harus proaktif dalam memelihara fasilitas dan menjaga kebersihan, sementara pengunjung juga harus bertanggung jawab dengan membuang sampah pada tempatnya. Kami ingin pengunjung tidak hanya datang dan menikmati keindahan, tetapi juga ikut serta dalam upaya konservasi,” jelas Ridha.

Dispar Kukar berkomitmen untuk terus menggalakkan kampanye kebersihan di setiap destinasi wisata. Diharapkan, dengan peningkatan standar kebersihan, objek wisata di Kukar akan semakin nyaman, bersih, dan lestari, yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Ridha mengakhiri dengan harapan akan adanya peningkatan kesadaran dan kerjasama dari semua pihak. “Kami berharap, ke depannya, akan ada sinergi yang lebih baik antara pengelola, pengunjung, dan pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian objek wisata di Kukar,” tutupnya.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Kukar berambisi menjadi contoh daerah yang tidak hanya sukses dalam mengembangkan pariwisata tetapi juga dalam menjaga dan melestarikan alam. Kebersihan objek wisata bukan hanya tanggung jawab pengelola, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab sosial setiap pengunjung yang datang. Kukar mengajak kita semua untuk menjadi bagian dari perubahan positif ini. (adv)