Meski SDM Terbatas, Puskesmas Karang Jati Tetap Maksimalkan Pelayanan untuk Warga

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Puskesmas Karang Jati terus menjaga komitmennya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat meski menghadapi keterbatasan sumber daya manusia. Saat ini, puskesmas memiliki 25 pegawai, termasuk 16 tenaga kesehatan. Jumlah tersebut masih di bawah standar ideal Kementerian Kesehatan, namun hal itu tidak mengurangi kualitas pelayanan yang diberikan.

Kepala Puskesmas Karang Jati, dr. Niken Dayu Anggraini, MARS, mengatakan bahwa seluruh tenaga kesehatan saling bekerja sama agar setiap layanan tetap berjalan.

“Memang beberapa tenaga kesehatan jumlahnya tidak sesuai standar, tapi kami berupaya agar semua program tetap terlaksana. Yang penting masyarakat tetap terlayani,” ujarnya, Rabu (19/11/2025). 

Puskesmas Karang Jati memiliki lima kluster layanan, yaitu kluster manajemen, kluster ibu-anak-remaja, kluster dewasa-lansia, kluster penyakit menular, serta kluster lintas layanan seperti gigi, farmasi, laboratorium, dan UGD. Dengan hanya dua dokter umum, masing-masing dokter harus menangani beberapa kluster sekaligus. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri karena pelayanan untuk balita, lansia, penyakit menular, dan gawat darurat harus berjalan bersamaan.

Di bidang laboratorium, Puskesmas Karang Jati memiliki fasilitas pemeriksaan yang sangat lengkap. Mulai dari hematologi analyzer, fotometer untuk kimia darah, hingga pemeriksaan urine. Beberapa alat hanya menunggu kelengkapan reagen untuk bisa digunakan optimal, namun secara fasilitas sudah setara laboratorium rumah sakit.

“Secara alat kami lengkap, hanya beberapa reagen yang perlu ditambah. Tapi pelayanan utama tetap bisa dilakukan,” jelas dr. Niken.

Keterbatasan juga terlihat pada petugas sanitasi lingkungan yang kini kosong karena masa pensiun. Tugas pemantauan lapangan sementara diemban tim promosi kesehatan agar pengawasan jentik dan sanitasi tetap berjalan. Puskesmas juga mengelola Pustu Karang Anyar yang ikut dilayani oleh tenaga kesehatan yang sama sehingga pembagian waktu harus dilakukan dengan cermat.

Meski menghadapi tantangan, seluruh jajaran Puskesmas Karang Jati tetap berkomitmen memberikan pelayanan humanis kepada masyarakat. Semangat kebersamaan antarpegawai menjadi kunci agar setiap program, mulai dari pelayanan gedung hingga kegiatan lapangan seperti posyandu, tetap berjalan maksimal. (Adv/Puskesmas/Bpp) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *