GARVI.ID, SAMARINDA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Samarinda memastikan Musyawarah Daerah (Musda) akan digelar pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di Fugo Hotel. Agenda pemilihan ketua tersebut sempat mengalami penundaan sejak April lalu, namun kini seluruh tahapan telah dinyatakan siap dilaksanakan.
Ketua Panitia Pelaksana Musda, Arie Wibowo, mengatakan penundaan sebelumnya dilakukan karena kondisi internal saat itu belum memungkinkan untuk menggelar forum tertinggi di tingkat daerah tersebut.
“Musda akhirnya dapat dilaksanakan pada 8 Agustus di Fugo Hotel. Seluruh persiapan sudah kami selesaikan sehingga pelaksanaan kegiatan siap berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan,” ujar Arie, Jumat (7/8/2026).
Selain memastikan kesiapan pelaksanaan, Arie mengungkapkan proses pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Samarinda telah berakhir. Hingga batas waktu yang ditentukan, hanya satu kader yang mengembalikan berkas pencalonan.
“Setelah masa pendaftaran ditutup, hanya dr. H. Andi Satya yang memenuhi proses pencalonan. Dengan demikian, beliau menjadi satu-satunya calon yang akan mengikuti Musda,” katanya.
Dengan hanya satu kandidat yang mendaftar, Musda Golkar Samarinda dipastikan akan mengusung dr. H. Andi Satya sebagai calon tunggal untuk memimpin DPD Partai Golkar Kota Samarinda periode berikutnya.
Sebelum maju dalam Musda, Andi Satya telah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kota Samarinda. Ia dipercaya memimpin organisasi setelah terjadi pergantian kepemimpinan di tingkat daerah.
Sebelumnya, jabatan Ketua DPD Golkar Samarinda dipegang secara definitif oleh H. Hendra. Setelah Hendra mendapat penugasan di DPD Partai Golkar Kalimantan Timur sebagai Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), kepemimpinan DPD Golkar Samarinda sempat dijalankan oleh Sapto sebelum kemudian dilanjutkan oleh dr. H. Andi Satya sebagai pelaksana tugas.
Musda kali ini menjadi momentum bagi Partai Golkar Kota Samarinda untuk menetapkan kepengurusan baru sekaligus menyusun arah organisasi dalam menghadapi agenda politik di tingkat daerah pada periode mendatang. (/*)













