GARVI.ID, BALIKPAPAN — Seorang pemancing ditemukan meninggal dunia usai diduga tersengat aliran listrik di kawasan Jembatan Manggar, Balikpapan Timur, Rabu malam (17/12/2025). Peristiwa tersebut sempat menghebohkan warga sekitar lokasi kejadian.
Korban sempat dievakuasi dalam kondisi tidak sadarkan diri ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia akibat sengatan listrik bertegangan tinggi.
Dokter Spesialis Forensik RSUD Kanudjoso Djatiwibowo, dr. Heriyadi Bawono Putro, menjelaskan bahwa aliran listrik masuk melalui tangan kanan korban dan keluar di bagian ibu jari kaki kanan. Sengatan tersebut menyebabkan gangguan fatal pada sistem kelistrikan jantung.
“Korban meninggal murni akibat sengatan listrik. Aliran listrik masuk melalui tangan kanan dan keluar di ibu jari kaki kanan,” ujar dr. Heriyadi saat diwawancarai, Rabu (17/12/2025).
Ia menambahkan, korban memang mengalami luka bakar sekitar 20 persen pada tubuhnya. Namun, luka bakar tersebut bukan penyebab utama kematian. Sengatan listrik bertegangan tinggi memicu gangguan irama jantung yang menyebabkan fungsi pompa jantung menurun drastis.
“Jantung memiliki sistem kelistrikan yang mengatur irama. Ketika terkena tegangan tinggi, irama jantung menjadi tidak teratur, sehingga jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh. Inilah yang menyebabkan korban meninggal dunia,” jelasnya.
Menurut dr. Heriyadi, sengatan listrik dapat menyebabkan kematian dalam waktu yang sangat cepat, bahkan kurang dari 15 menit. Dari hasil pemeriksaan, diperkirakan korban telah meninggal dalam rentang waktu 30 menit hingga tiga jam sebelum dilakukan pemeriksaan medis.
Korban diketahui berinisial SA lahir pada tahun 1999. Kasus tersebut, kini masih dalam penanganan aparat kepolisian. (*)













