GARVI.ID, PPU – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU, mengadakan kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Penyusunan Dokumen Perencanaan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Tahun 2025-2029. Acara yang berlangsung di Hotel Gran Senyiur Balikpapan pada 8–9 November ini dihadiri oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat struktural, hingga pejabat fungsional yang berperan dalam perencanaan program masing-masing OPD. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara daring.
Kepala Bapelitbang PPU, Tur Wahyu Sutrisno, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pengambil kebijakan dan penyusun program di setiap OPD terkait penyusunan dokumen perencanaan yang berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) PPU.
“Peran setiap perangkat daerah dalam menyusun Rencana Strategis (Renstra) sangat penting, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 272, yang menyatakan bahwa setiap perangkat daerah wajib menyusun Renstra berdasarkan RPJMD yang sudah ditetapkan,” ujar Tur Wahyu.
Ia menambahkan bahwa Bapelitbang PPU memiliki tanggung jawab untuk memverifikasi dokumen Renstra dari setiap OPD guna memastikan keselarasan tujuan, sasaran, program, dan kegiatan yang direncanakan dengan arah pembangunan daerah yang tercantum dalam RPJMD PPU.
“Kami memastikan perencanaan setiap OPD sejalan dengan arah pembangunan yang telah dirumuskan dalam RPJMD, sehingga setiap program benar-benar mendukung kemajuan daerah,” tambahnya.
Tur Wahyu juga menekankan pentingnya konsistensi dan ketepatan dalam penyusunan dokumen, terutama terkait dengan kesesuaian nomenklatur, kode rekening, serta rincian program dan kegiatan.
“Semua aspek perencanaan harus terintegrasi dengan baik untuk menghindari tumpang tindih, serta memastikan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan anggaran dan program di setiap OPD,” jelasnya.
Ia berharap agar seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam penyusunan dokumen perencanaan yang lebih efektif di masa mendatang.
“Kami berharap setiap peserta aktif dalam kegiatan ini, karena wawasan yang diperoleh akan sangat berguna untuk kemajuan Kabupaten Penajam Paser Utara,” tutupnya. (Adv/PPU)
