GARVI.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan memastikan penanganan longsor di Jalan Syarifuddin Yoes terus berjalan sesuai rencana. Hingga awal Juli 2026, progres pekerjaan konstruksi telah mencapai sekitar 30 persen dari target keseluruhan yang dijadwalkan selesai pada 24 Agustus 2026.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, meninjau langsung lokasi proyek untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi. Ia menegaskan, perbaikan kali ini tidak lagi bersifat sementara, melainkan difokuskan pada penyelesaian akar persoalan agar longsor tidak kembali terulang.
Menurut Bagus, hasil kajian teknis menunjukkan adanya lapisan tanah lunak di bawah badan jalan yang menjadi penyebab utama penurunan permukaan jalan. Kondisi tersebut membuat ruas jalan cepat mengalami kerusakan meski telah beberapa kali diperbaiki.
“Selama ini yang diperbaiki hanya permukaannya, sehingga kerusakan kembali terjadi. Setelah dilakukan kajian, diketahui ada lapisan tanah lunak di bawah badan jalan. Karena itu, kami memilih menangani sumber masalahnya agar hasilnya lebih permanen,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).
Ia mengatakan proses pekerjaan saat ini telah memasuki tahap pembangunan struktur bawah. Pengerjaan bore pile telah selesai dan kini dilanjutkan dengan pembangunan foot plate sebagai fondasi utama sebelum konstruksi dilanjutkan ke bagian atas.
“Dengan struktur yang lebih kuat, beban jalan tidak lagi langsung bertumpu pada tanah lunak sehingga risiko penurunan badan jalan dapat diminimalkan,” jelasnya.
Bagus menambahkan, pelaksanaan proyek mendapat dukungan teknis dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), konsultan, dan kontraktor pelaksana. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan konstruksi yang lebih kokoh dan tahan lama.
Selama proses pembangunan berlangsung, Pemerintah Kota Balikpapan terus melakukan pengawasan terhadap kualitas pekerjaan sekaligus memantau perkembangan di lapangan. Antisipasi terhadap faktor cuaca juga menjadi perhatian agar target penyelesaian proyek tetap tercapai tanpa mengurangi mutu konstruksi.
Melalui perbaikan menyeluruh ini, ruas Jalan Syarifuddin Yoes diharapkan kembali dapat dilalui dengan aman dan nyaman, sekaligus menjadi solusi jangka panjang terhadap persoalan longsor yang selama ini berulang terjadi. (Adv/Diskominfo/Bpp)












