GARVI.ID, BALIKPAPAN — Polsek Balikpapan Utara bergerak cepat menangani kasus penikaman yang terjadi di kawasan SPBU KM 4, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, Selasa (25/8/2026) sore.
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pria berinisial FNB (31) meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam. Korban sempat dilarikan ke RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, korban kemudian dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun kepolisian, sekitar pukul 16.47 WITA seorang pria terlihat memasuki area SPBU KM 4 sambil membawa dua bilah pisau dan berteriak.
Tak lama kemudian, warga menemukan korban dalam kondisi terluka dan terkapar di sekitar lokasi kejadian.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Balikpapan Utara langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal, mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak, serta mencari keberadaan terduga pelaku.
Respons cepat petugas bersama informasi dari masyarakat akhirnya membuahkan hasil. Terduga pelaku berinisial AS (29) berhasil ditemukan setelah sempat meninggalkan lokasi kejadian.
Polisi memperoleh informasi bahwa terduga pelaku berada di sekitar kawasan KM 4. Personel kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil mengamankan AS di sebuah showroom sepeda motor dengan bantuan personel kepolisian lainnya.
Dalam penanganan tersebut, polisi turut mengamankan dua bilah pisau yang diduga berkaitan dengan peristiwa penikaman. Terduga pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Balikpapan Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto mengatakan, kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut, termasuk motif di balik peristiwa penikaman.
“Motif masih didalami dan akan kami update kembali,” ujar Fauzan, Selasa (25/8/2026).
Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan mengumpulkan keterangan serta barang bukti untuk mengungkap secara utuh kronologi dan motif kejadian tersebut. (/*)







