GARVI.ID, BALIKPAPAN — Puskesmas kembali menggencarkan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di sejumlah sekolah dasar di Kota Balikpapan. Kegiatan vaksinasi yang digelar Kamis (13/11/2025) di SD Negeri 027 Balikpapan ini menyasar siswa kelas 1, 2, dan 5 dengan pemberian vaksin DT dan TD untuk mencegah penyakit difteri dan tetanus.
Bidan Terampil Dwi Yuni Fatmawati mengatakan, pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar meski masih ada beberapa siswa yang berhalangan. Dari total peserta, sebanyak 120 anak berhasil divaksin, sementara 5 siswa menolak dan 22 lainnya absen karena sakit.
“Kami tetap menargetkan capaian vaksinasi bisa 100 persen. Untuk itu, minggu depan kami akan melakukan sweeping bagi anak-anak yang belum sempat divaksin,” ujar Dwi.
Menurutnya, sebagian kecil penolakan datang dari orang tua yang masih khawatir terhadap status kehalalan vaksin. Padahal, vaksin yang digunakan sudah menjadi program nasional dan rutin diberikan setiap tahun oleh pemerintah.
“Biasanya anaknya justru mau divaksin, tapi orang tuanya yang keberatan. Padahal vaksin ini aman dan penting untuk mencegah penyakit menular,” tambahnya.
Dwi menjelaskan, sebelumnya Puskesmas juga telah melaksanakan vaksinasi MR (Measles Rubella) untuk mencegah campak dan rubella, serta vaksin HPV bagi siswa kelas 5 sebagai perlindungan terhadap virus penyebab kanker leher rahim.
Pihaknya juga telah melakukan sosialisasi sejak awal melalui pertemuan orang tua, lembar informasi, dan grup WhatsApp sekolah agar masyarakat memahami manfaat imunisasi. Semua data hasil vaksinasi nantinya akan diinput ke aplikasi Satu Sehat milik Kementerian Kesehatan.
“Kami berharap para orang tua semakin sadar bahwa imunisasi ini bukan sekadar program, tapi investasi kesehatan anak-anak kita. Dulu pun kita pernah divaksin dengan jenis yang sama,” pungkas Dwi.
Melalui program ini, Puskesmas berharap partisipasi masyarakat terus meningkat sehingga Balikpapan dapat mencapai cakupan imunisasi 100 persen dan melindungi generasi muda dari ancaman penyakit berbahaya. (Adv/Puskesmas/Bpp)













