GARVI.ID, BALIKPAPAN — Puskesmas Karang Jati terus memperluas layanan kesehatan masyarakat melalui kegiatan Posyandu yang kini tidak hanya menyasar bayi dan balita, tetapi juga warga usia produktif dan lanjut usia (lansia). Dalam kegiatan rutin di tingkat RT, warga dapat memeriksakan kondisi kesehatannya secara gratis, termasuk pemeriksaan laboratorium dasar.
Kepala Puskesmas Karang Jati, dr. Niken Dayu Anggraini MARS melalui Bidan Puskesmas Karang Jati, Nesa Faresa, menjelaskan bahwa kegiatan Posyandu terpadu ini menjadi bagian dari upaya pencegahan penyakit tidak menular di masyarakat.
“Sekarang posyandu tidak hanya untuk bayi dan balita. Kami juga melakukan pemeriksaan bagi usia produktif dan lansia, seperti berat badan, tinggi badan, tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat,” ujarnya saat ditemui, Senin (10/11/2025).
Menurutnya, layanan pemeriksaan ini dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat. Khusus bagi lansia, pihak Puskesmas juga memberikan buku kesehatan lansia sebagai catatan hasil pemeriksaan rutin.
“Dengan buku itu, hasil pemeriksaan bisa langsung dikonsultasikan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk ditindaklanjuti,” tambahnya.
Nesa menegaskan, Posyandu hanya berperan dalam deteksi dini, sementara tindakan medis lanjutan tetap dilakukan di fasilitas kesehatan.
“Kalau ada hasil pemeriksaan yang tinggi atau butuh konsultasi, kami arahkan ke faskes sesuai BPJS-nya. Kalau terdaftar di Puskesmas Karang Jati, kami bantu langsung diarahkan ke dokter. Tapi di posyandu, kami tidak memberikan obat karena itu kewenangan dokter,” jelasnya.
Ia menilai kegiatan ini efektif untuk menemukan potensi penyakit sejak dini, terutama bagi warga usia produktif yang kerap mengabaikan pemeriksaan kesehatan rutin.
“Ini langkah pencegahan agar penyakit tidak menular bisa dikendalikan sejak awal,” kata Nesa.
Pada kegiatan kali ini, tercatat sekitar 20 lansia dan 30 warga usia produktif mengikuti pemeriksaan. Program pemeriksaan rutin dilakukan secara bergilir di setiap RT, dengan frekuensi satu hingga dua kali dalam setahun, tergantung kuota yang tersedia.
Dengan langkah ini, Puskesmas Karang Jati berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan melalui pemeriksaan berkala dan deteksi dini penyakit. (Adv/Puskesmas/Bpp)
