Puskesmas Karang Rejo Gelar Seminar Kesehatan di Pertemuan Lintas Sektor Triwulan IV

GARVI.ID, BALIKPAPAN — Pertemuan lintas sektor triwulan IV yang digelar Puskesmas Karang Rejo tahun ini berlangsung berbeda. Selain menyampaikan laporan kinerja tiga bulan terakhir, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan seminar kesehatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61. Acara dilaksanakan di Aula Kelurahan Karang Rejo dan dihadiri pihak Kelurahan, kader kesehatan serta ketua RT. 

Kepala UPTD Puskesmas Karang Rejo, drg. Farida, menjelaskan bahwa pertanggungjawaban kinerja setiap triwulan memang menjadi agenda rutin. Namun adanya momentum HKN membuat pihaknya memperluas ruang edukasi dengan menghadirkan pakar kesehatan dari RS Restu Ibu sebagai narasumber.

“Kegiatan ini sebenarnya agenda rutin. Kebetulan bertepatan dengan peringatan HKN ke-61 dan mendapat dukungan dari RS Restu Ibu untuk mengisi materi, jadi kami kemas menjadi seminar kesehatan yang lebih komprehensif,” ujar Farida.

Seminar menghadirkan dua dokter spesialis yang relevan dengan tema HKN tahun ini, “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat.”

• dr. Wahyu Ningsih Lestari, M.Ked (Ped), Sp.A, Dokter Spesialis Anak, membawakan materi “Perkembangan Krusial Anak pada 5 Tahun Pertama Kehidupan.”

• dr. I Putu Pramana Sanitya Dharma, Sp.OG., M.Ked.Klin, Dokter Spesialis Kandungan, mengangkat topik “Persiapan Kehamilan Sehat: Kunci Melahirkan Generasi Hebat.”

Menurut Farida, materi yang dibawakan kedua narasumber sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat. Banyak peserta, khususnya kader dan RT, aktif bertanya mengenai nutrisi anak, peran keluarga dalam tumbuh kembang, serta bagaimana mempersiapkan kehamilan yang sehat.

“Antusias pesertanya luar biasa. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul menunjukkan mereka benar-benar ingin memahami bagaimana menjaga kesehatan keluarga, terutama ibu hamil dan anak balita,” jelasnya.

Ia berharap ilmu yang diperoleh selama seminar dapat disebarkan kembali kepada masyarakat di lingkungan masing-masing. Peran kader dan ketua RT dinilai sangat penting dalam memperkuat edukasi kesehatan di tingkat rumah tangga.

“Kami berharap informasi ini tidak berhenti di ruangan ini. Semoga apa yang diperoleh hari ini bisa diteruskan kepada warga dan keluarga mereka,” tambah Farida.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian rencana kolaborasi lintas sektor untuk tahun berikutnya. Puskesmas menekankan bahwa sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah kelurahan, dan masyarakat sangat diperlukan untuk membangun generasi yang lebih sehat dan berkualitas. (Adv/Puskesmas/Bpp)