Puskesmas Karang Rejo Perluas Layanan Laboratorium, Dari Prolanis Hingga Pemeriksaan Ibu Hamil

GARVI.ID, BALIKPAPAN — Puskesmas Karang Rejo terus memperluas cakupan layanan laboratorium untuk memenuhi kebutuhan pemeriksaan kesehatan dasar maupun lanjutan. Layanan yang tersedia kini mencakup pemeriksaan darah rutin, urin rutin, hingga panel kimia darah seperti kolesterol, gula darah, asam urat, trigliserida, HDL, dan LDL.

Petugas Laboratorium Puskesmas Karang Rejo, Eny Widiyati, mengatakan bahwa meski peralatan tidak selengkap rumah sakit besar, layanan yang ada sudah memenuhi kebutuhan pemeriksaan dasar masyarakat.

“Untuk pemeriksaan laboratorium kita sudah mencakup darah rutin, urin rutin dan beberapa komponen kimia darah. Memang tidak lengkap, tetapi sudah bisa menjawab kebutuhan pasien,” ujarnya saat ditemui Senin (24/11/2025).

Salah satu program unggulan di laboratorium adalah Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) bagi pasien hipertensi dan diabetes. Program ini diperuntukkan bagi pasien rujuk balik yang harus rutin menjalani pemantauan kesehatan.

“Pasien Prolanis setiap bulan wajib kontrol gula darah bagi yang diabetes, dan tekanan darah bagi yang hipertensi. Kegiatan Prolanis ini ada enam jenis dan dilakukan setiap minggu,” jelas Eny.

Selain pemeriksaan internal, puskesmas juga bekerja sama dengan Prodia untuk pemeriksaan darah lengkap seperti fungsi ginjal dan pemeriksaan lipid komprehensif. Kerja sama ini dilakukan karena beberapa pemeriksaan memerlukan alat yang lebih spesifik.

“Untuk pemeriksaan lengkap biasanya kita gandeng pihak ketiga seperti Prodia. Kalau bayar mandiri memang cukup mahal, jadi kerja sama ini membantu pasien,” tambahnya.

Layanan laboratorium juga melayani pemeriksaan ibu hamil mulai dari hepatitis, infeksi menular seksual (IMS), hingga skrining rutin lainnya. Permintaan pemeriksaan untuk IMS disebut meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Selain pemeriksaan fisik, puskesmas juga menyediakan layanan skrining HIV menggunakan metode cepat. Namun, hasil positif tidak langsung dinyatakan pasti.

“Kalau HIV itu tidak bisa hanya satu alat. Harus dilanjutkan dengan dua alat berbeda. Kalau tiga alat menunjukkan hasil sama, baru kita nyatakan positif,” kata Eny.

Dengan layanan yang semakin luas, Puskesmas Karang Rejo berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas pemeriksaan secara rutin. Pemeriksaan berkala dinilai penting sebagai upaya pencegahan dini terhadap penyakit kronis maupun infeksi menular. (Adv/Puskesmas/Bpp)