GARVI.ID, BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan “Borneo Culture Week 5” yang berlangsung di Plaza Balikpapan pada Sabtu (14/9). Acara yang diinisiasi oleh Plaza Balikpapan bersama Suzuki dan Bay Park Plaza ini dianggap sebagai langkah strategis dalam melestarikan seni dan budaya Kalimantan.Dalam sambutannya, Rahmad menegaskan bahwa budaya merupakan identitas yang tidak boleh hilang di tengah pesatnya arus modernisasi.
“Saya sangat mengapresiasi semua pihak yang berkontribusi dalam kegiatan ini, terutama manajemen Plaza Balikpapan yang telah memberikan ruang untuk pelestarian seni dan budaya. Harapannya, kegiatan ini dapat terus berlangsung agar nilai-nilai budaya kita tetap lestari dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rahmad juga mengingatkan bahwa pelestarian budaya bukan hanya soal seni dan tarian, tetapi juga mencakup kebiasaan sehari-hari masyarakat Balikpapan, seperti menjaga kebersihan dan ketertiban di jalan. “Budaya kita tidak hanya soal kesenian, tetapi juga perilaku sehari-hari seperti menjaga kebersihan dan tertib di jalan. Balikpapan dikenal sebagai kota yang ramah dan bersih, serta memiliki masyarakat yang disiplin. Mari kita jaga bersama ciri khas ini,” tambahnya.
Rahmad berharap, melalui acara seperti Borneo Culture Week, masyarakat Balikpapan semakin menyadari pentingnya menjaga dan melestarikan tradisi lokal. Menurutnya, budaya adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan bermasyarakat yang harus tetap hidup di tengah tantangan zaman.
Sementara itu, General Manager Plaza Balikpapan, Aries Adriyanto, menyampaikan bahwa Borneo Culture Week sudah menjadi agenda tahunan sejak 2018. Ia berharap acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi wadah edukasi budaya bagi masyarakat. “Tahun ini, kami menampilkan 50 tarian seni budaya, meningkat dari 40 tarian pada tahun lalu. Kami berharap masyarakat semakin antusias dan terlibat dalam kegiatan-kegiatan seperti ini,” ujar Aries.
Acara ini diakhiri dengan penampilan berbagai tarian tradisional yang memukau penonton dan menegaskan kembali pentingnya menjaga warisan budaya lokal. (Adv/Diskominfo)









