GARVI.ID, BALIKPAPAN — Puskesmas Karang Rejo terus meningkatkan upaya deteksi dini kanker serviks melalui program skrining IVA Test dan HPV DNA. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah preventif untuk menurunkan risiko penyakit serius di wilayah kerja puskesmas.
Bidan Ratnawati, penanggung jawab program, menjelaskan skrining dilakukan untuk mendeteksi adanya potensi kanker serviks sejak tahap awal.
“Skrining IVA Test dan HPV DNA kami lakukan untuk mendeteksi kanker serviks. Tujuannya agar jika ada kasus, segera dirujuk ke dokter spesialis atau rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya, Senin (17/11/2025).
Program ini dilakukan bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dan laboratorium pihak ketiga, seperti Prodia, untuk memastikan pemeriksaan berjalan sesuai standar. Peserta skrining berasal dari ibu usia produktif hingga lansia, meski peminatnya masih terbatas.
“Kami mendata peserta melalui kader kesehatan. Mereka yang ingin skrining mendaftar secara sukarela. Kami menghargai inisiatif mereka untuk peduli terhadap kesehatan,” tambah Ratnawati.
Skrining IVA dilakukan dengan melihat serviks secara visual, sementara pemeriksaan HPV DNA mengambil spesimen lendir serviks untuk dianalisis di laboratorium Dinas Kesehatan. Hasil positif akan langsung dirujuk untuk tindakan lebih lanjut, termasuk konsultasi dengan dokter spesialis kandungan atau perawatan di rumah sakit.
“Peran puskesmas terbatas pada screening awal. Diagnosis dan tindakan lanjutan sepenuhnya berada di rumah sakit. Namun, kami memastikan pasien yang terdeteksi segera mendapat rujukan,” jelasnya.
Menurut Ratnawati, kegiatan skrining ini sangat penting karena kanker serviks sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Dengan deteksi dini, pasien bisa mendapatkan penanganan lebih cepat dan prognosisnya lebih baik.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya skrining rutin. Ini juga mendukung upaya pemerintah menekan angka kematian akibat kanker serviks di Indonesia,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi contoh kolaborasi antara puskesmas, yayasan, dan laboratorium untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Selain deteksi dini, puskesmas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kanker serviks, termasuk pentingnya menjaga kebersihan dan melakukan pemeriksaan rutin. (Adv/Puskesmas/Bpp)
