Subari Dorong Pemerataan Pembangunan di Balikpapan Timur: Pendidikan dan Infrastruktur Jadi Fokus Utama

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Anggota DPRD Kota Balikpapan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Timur, Subari, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pemerataan pembangunan di wilayah timur kota.

Ia menyebut, sektor pendidikan dan infrastruktur lingkungan masih menjadi dua prioritas utama yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Menurut Subari, saat ini tengah berlangsung pembangunan SD Negeri 022 dan SMP Negeri 028 Balikpapan Timur. Proyek tersebut menjadi bagian penting dalam menjawab kebutuhan fasilitas pendidikan dasar di kawasan yang jumlah penduduknya terus meningkat.

“Sekarang kita lagi kejar progres pembangunan SD 022 dan SMPN 028. Ini penting supaya anak-anak di Balikpapan Timur bisa sekolah dekat rumah dengan fasilitas yang memadai,” ujar Subari, Rabu (15/10/2025).

Politikus dari Fraksi PKS ini juga menyoroti pentingnya penambahan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Balikpapan Timur. Meskipun kewenangan pembangunan SMK berada di tingkat provinsi, ia bersama rekan-rekan dewan tetap mendorong agar hal tersebut bisa direalisasikan melalui koordinasi lintas pemerintahan.

“Kami tetap perjuangkan agar ada SMK tambahan di wilayah timur. Walaupun kewenangannya di provinsi, tapi kebutuhan warganya tetap harus diakomodasi,” tegasnya.

Selain pendidikan, Subari juga menyoroti persoalan banjir yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah kota, terutama di kawasan Perumahan Pondok Asri dan sekitarnya. Ia menilai, permasalahan tersebut perlu ditangani secara menyeluruh agar tidak terus berulang setiap musim hujan.

“Masalah banjir ini masih jadi PR besar. Harapan kami, tahun depan sudah ada langkah nyata yang bisa dirasakan warga,” ucapnya.

Subari menegaskan, pembangunan di Balikpapan Timur harus berjalan seimbang dengan wilayah lain. Sinergi antara pemerintah kota, provinsi, dan DPRD diperlukan agar perencanaan dan pelaksanaannya lebih efektif.

“Balikpapan Timur ini berkembang pesat, jadi sudah seharusnya mendapat perhatian lebih — baik dari sisi pendidikan maupun penataan lingkungan,” pungkasnya. (Adv/DPRD/Bpp) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *