Disnakertrans PPU Tetap Jalankan Program Pelatihan SDM Meski Anggaran Dipangkas

GARVI.ID, PPU – Meski menghadapi pemangkasan anggaran hingga 50 persen, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan program pelatihan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) tetap berjalan.

Sekretaris Disnakertrans PPU, Erwansyah, menyebutkan bahwa efisiensi anggaran memang berdampak pada volume kegiatan, namun pihaknya berupaya agar program pelatihan yang sudah direncanakan tetap terlaksana.

“Kami merancang pelatihan untuk operator excavator, K3, hingga industri migas. Meski anggaran dipangkas, kami tetap berusaha agar pelatihan ini bisa terlaksana semaksimal mungkin,” ujar Erwansyah, Kamis (6/3/2025).

Ia menekankan bahwa pelatihan ini penting untuk menekan angka pengangguran dan mempersiapkan tenaga kerja lokal agar lebih siap menghadapi kebutuhan pasar kerja, terutama di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sebagai strategi, Disnakertrans PPU menyalurkan peserta pelatihan yang telah lulus ke perusahaan-perusahaan di PPU dan IKN. Tujuannya agar tenaga kerja lokal bisa terserap dan mengurangi ketergantungan pada pekerja dari luar daerah.

“Kami ingin memastikan putra daerah yang sudah terlatih bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan lokal. Ini bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Disnakertrans PPU juga menyesuaikan jenis pelatihan dengan kebutuhan pasar, seperti pelatihan operator excavator, pipe fitting, mekanikal, dan bidang lain yang memiliki potensi tinggi di dunia kerja.

Tahun sebelumnya, Disnakertrans PPU telah mengirim peserta pelatihan ke Solo dan Surabaya untuk memperdalam keahlian teknis. Sekitar 300 peserta telah mengikuti pelatihan yang terbagi dalam dua kategori, yakni pelatihan berbasis masyarakat dan pelatihan berbasis kompetensi.

Pelatihan berbasis masyarakat meliputi keterampilan seperti merias, kecantikan, dan pengolahan makanan, yang dilaksanakan langsung di PPU dengan instruktur profesional. Sementara itu, pelatihan berbasis kompetensi mencakup keahlian teknis yang lebih mendalam dan biasanya dilaksanakan di luar daerah.

“Kami juga membantu proses penempatan kerja bagi peserta yang sudah lulus pelatihan dengan menjalin komunikasi aktif bersama perusahaan-perusahaan yang ada di PPU dan sekitarnya,” kata Erwansyah.

Dengan strategi ini, Disnakertrans PPU berharap dapat terus meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal dan menciptakan peluang kerja yang lebih luas di daerah. (Adv/Diskominfo/PPU) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed