GARVI.ID, BALIKPAPAN – Kota Balikpapan, sebagai pintu gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), harus terus mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Dalam peringatan HUT ke-128 Kota Balikpapan, Anggota DPRD Kota Balikpapan, Japar Sidik, menekankan pentingnya kota ini untuk terus berbenah agar dapat berfungsi dengan optimal sebagai bagian dari pembangunan IKN.
Meskipun Balikpapan telah mendapat pengakuan melalui berbagai penghargaan atas pencapaiannya dalam pembangunan, Japar mengungkapkan bahwa masih banyak aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam hal infrastruktur dan pelayanan publik yang masih memerlukan perhatian serius.
“Pembangunan yang telah berjalan harus dilanjutkan. Balikpapan sebagai pintu gerbang IKN memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan kenyamanan warganya dan mendukung pembangunan ibu kota baru,” ujar Japar pada wartawan, Jumat (14/2/2025).
Japar menekankan bahwa salah satu tantangan terbesar yang dihadapi adalah krisis gas dan pasokan air bersih. Dengan pesatnya pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi, ia menilai pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih dan energi harus menjadi prioritas utama.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa distribusi air bersih juga membutuhkan perbaikan. Japar mengusulkan agar jaringan pipa yang sudah tua segera diperbarui untuk mengatasi masalah tersebut.
“Pipa-pipa lama harus segera diganti agar distribusi air bisa lebih lancar dan merata ke seluruh wilayah,” tambah Japar.
Pembangunan infrastruktur transportasi juga menjadi perhatian utama Japar. Mengingat pertumbuhan jumlah penduduk yang pesat, kemacetan semakin parah dan perlu diatasi dengan kebijakan transportasi yang lebih baik.
“Jika kita tidak segera merencanakan transportasi dengan tepat, kemacetan akan semakin parah dan dapat menghambat pertumbuhan kota,” katanya.
Japar juga menyoroti pentingnya kerjasama antara eksekutif dan legislatif dalam menyusun kebijakan pembangunan. Ia menyebutkan bahwa ketersediaan anggaran menjadi faktor penting dalam merealisasikan program-program pembangunan.
“Anggaran adalah hal yang menentukan keberhasilan sebuah program. Tanpa anggaran yang memadai, program pembangunan sulit untuk terwujud,” tegasnya. (Adv/DPRD/BPP)







