Kelas Ibu Hamil di Sumber Rejo Kupas Lengkap Perawatan dari Trimester Awal hingga Jelang Persalinan

GARVI.ID, BALIKPAPAN — Posyandu RT 47 Kelurahan Sumber Rejo tampak lebih ramai dari biasanya pada Sabtu (15/11/2025). Sejumlah ibu hamil berkumpul mengikuti Kelas Ibu Hamil yang digelar Puskesmas Sumber Rejo. Kegiatan edukasi rutin ini menghadirkan Bidan Mahir Nilwana sebagai pemateri utama, yang menjelaskan tahapan kehamilan berdasarkan trimester disertai tips perawatan bagi ibu dan janin.

Sejak awal pemaparan, Bidan Nilwana menekankan bahwa kelas ibu hamil bukan sekadar sesi belajar, tetapi juga ruang berbagi dan saling menguatkan.

“Di sini ibu-ibu tidak hanya menerima informasi, tetapi juga memperoleh pendampingan. Tujuannya agar ibu lebih siap secara fisik maupun mental saat memasuki masa persalinan,” katanya.

Pada bagian pertama materi, ia mengulas kondisi trimester awal sebagai fase pembentukan organ janin.

Menurutnya, kunjungan pemeriksaan minimal satu kali sangat penting dilakukan.

“Trimester pertama ini masa yang sensitif. Kami memeriksa riwayat kehamilan, mendiskusikan keluhan, dan memastikan asupan gizinya tepat. Janin berkembang cepat dari ukuran beberapa milimeter hingga sekitar 10 sentimeter. Karena itu kontrol rutin wajib dijalankan,” ujarnya.

Memasuki usia 13–27 minggu, banyak ibu mulai merasakan perubahan positif. Namun, Nilwana mengingatkan agar tetap waspada.

“Walaupun kondisi biasanya lebih stabil, ibu tetap perlu mengenali tanda bahaya. Pada trimester ini kami membahas nutrisi lanjutan, perubahan fisik yang muncul, dan gejala yang harus segera ditangani tenaga kesehatan,” jelasnya.

Ia mencontohkan, “Kalau ada pendarahan, nyeri perut hebat, atau gerakan janin melemah, segera periksakan diri. Jangan menunggu.”

Pada trimester terakhir, materi diarahkan pada kesiapan menghadapi persalinan dan perawatan pasca melahirkan.

“Kami mengulas tanda-tanda persalinan, penyusunan rencana kelahiran, sampai pilihan KB setelah melahirkan. Fase ini juga penting untuk memahami manfaat ASI eksklusif bagi bayi,” paparnya.

Dalam sesi diskusi, beberapa peserta bertanya mengenai cara menyiapkan mental menghadapi proses persalinan. Nilwana menegaskan bahwa pemahaman adalah kunci ketenangan.

“Semakin ibu tahu prosesnya, semakin kecil peluang panik. Edukasi dari kelas ini diharapkan membuat ibu lebih tenang dan percaya diri saat waktunya tiba,” tutupnya. (Adv/Puskesmas/Bpp)