GARVI.ID, BALIKPAPAN — Puskesmas Karang Jati terus memperkuat upaya pencegahan penyakit menular melalui kegiatan edukasi imunisasi di Posyandu, khususnya di RT 2 Kelurahan Karang Jati. Kegiatan tersebut menyasar bayi dan balita di bawah usia lima tahun, dengan fokus pada peningkatan kesadaran orang tua akan pentingnya imunisasi dasar lengkap.
Kepala Puskesmas Karang Jati, dr. Niken dayu anggraini MARS melalui Bidan Puskesmas Karang Jati, Nesa Faresa, menjelaskan bahwa posyandu saat ini tidak hanya melayani bayi dan balita, tetapi juga menjadi sarana edukasi kesehatan bagi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, para orangtua diberikan penyuluhan tentang pentingnya imunisasi dasar lengkap sebagai langkah perlindungan dari penyakit menular.
“Kegiatan ini kami fokuskan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang imunisasi, khususnya bagi bayi dan balita di bawah lima tahun. Imunisasi menjadi benteng utama dalam mencegah penyakit yang sebenarnya bisa dicegah sejak dini,” ujar Nesa, Senin (10/11/2025).
Ia menyebutkan, kasus difteri sempat terjadi di beberapa wilayah Balikpapan pada tahun sebelumnya, termasuk di Kelurahan Karang Jati. Karena itu, kegiatan edukasi dan pelaksanaan imunisasi menjadi bagian penting dari strategi puskesmas untuk menekan risiko penularan penyakit.
“Tahun lalu ada beberapa kasus difteri di Karang Jati. Dengan imunisasi yang lengkap, anak-anak bisa terlindungi dari penyakit seperti difteri, pertusis, dan tetanus,” jelasnya.
Lebih lanjut, Nesa menjabarkan bahwa imunisasi DPT (Difteri, Pertusis, Tetanus) diberikan secara bertahap kepada bayi pada usia dua, tiga, dan empat bulan. Setelah itu, diberikan dosis booster pada usia 1,5 tahun, dan dilanjutkan dengan imunisasi DT (Difteri Tetanus) saat anak memasuki jenjang sekolah dasar, yakni kelas 1, 2, dan 5.
“Bulan November ini, kami juga melaksanakan imunisasi lanjutan di sekolah-sekolah sebagai bagian dari Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS),” ujarnya.
Melalui posyandu terpadu dan kegiatan BIAS, Puskesmas Karang Jati berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya imunisasi.
“Harapan kami, semua orang tua memahami bahwa imunisasi bukan hanya kewajiban, tetapi kebutuhan untuk menjaga anak-anak dari penyakit berbahaya,” tutup Nesa.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Puskesmas Karang Jati dalam memperkuat layanan kesehatan preventif serta mewujudkan masyarakat Balikpapan yang lebih sehat dan tangguh. (Adv/Puskesmas/Bpp)
