GARVI.ID, BALIKPAPAN— Puskesmas Sumber Rejo terus memperkuat transformasi layanan kesehatan dengan menerapkan sistem digital penuh melalui aplikasi E-Puskesmas. Kepala UPTD Puskesmas Sumber Rejo, dr. Ummi Sartika, menjelaskan bahwa sejak Desember 2023 seluruh proses pelayanan—mulai pendaftaran, pemeriksaan, hingga pengambilan obat—sudah sepenuhnya paperless, Rabu (19/11/2025).
Menurutnya, mekanisme layanan kini tidak lagi berbasis poli seperti sebelumnya. Puskesmas mengadopsi konsep klaster pelayanan, yakni klaster manajemen, klaster ibu dan anak, klaster dewasa, serta klaster penyakit tertentu.
“Semua klaster terintegrasi dalam sistem E-Puskesmas. Pasien datang, mendaftar, diperiksa, hingga pulang semuanya tercatat digital. Tidak ada lagi penggunaan kertas, termasuk resep,” jelas dr. Ummi.
Perubahan ini turut menghapus penggunaan rekam medis manual. Petugas tidak lagi mengisi berkas fisik karena seluruh data pasien langsung tersimpan dalam sistem. Transformasi tersebut dinilai mampu mempercepat alur pelayanan, mengurangi antrean, dan meningkatkan akurasi data kesehatan masyarakat di wilayah Sumber Rejo.
Penerapan layanan digital ini juga mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan sistem kesehatan terintegrasi. Selain memudahkan pasien, data dalam E-Puskesmas dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan terkait pemetaan penyakit serta peningkatan program kesehatan.
“Digitalisasi membuat pelayanan lebih cepat dan efisien. Pasien tidak lagi membawa banyak berkas, dan proses administrasi jauh lebih ringkas,” tambahnya.
Dengan dua tahun penerapan, Puskesmas Sumber Rejo menjadi salah satu fasilitas yang dinilai paling siap menjalankan sistem pelayanan berbasis teknologi di Balikpapan. Transformasi ini juga diharapkan menjadi model bagi puskesmas lain dalam meningkatkan kualitas layanan primer. (Adv/Puskesmas/Bpp)











