GARVI.ID, BALIKPAPAN — Menjelang meningkatnya aktivitas pelayaran pada masa mudik Lebaran, PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) memastikan seluruh layanan operasional di pelabuhan tetap berjalan optimal.
Melalui Subholding Wilayah 4 di Balikpapan, perusahaan menyiapkan sumber daya manusia serta sarana pendukung guna mengantisipasi lonjakan pergerakan kapal selama libur Idulfitri.
Senior Manager Wilayah 4 Subholding SPJM, Al Abrar, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjaga kelancaran layanan kepelabuhanan, terutama bagi kapal penumpang dan kapal pengangkut kebutuhan pokok.
Menurutnya, koordinasi dengan para petugas pandu telah dilakukan agar pelayanan navigasi kapal tetap berjalan meskipun sebagian personel memiliki jadwal cuti selama periode Lebaran.
“Kami sudah menyampaikan kepada para pandu bahwa cuti adalah hak mereka. Namun jika sewaktu-waktu dibutuhkan, kami berharap mereka tetap siap bertugas,” ujar Al Abrar saat ditemui di Balikpapan, Jumat (13/3/2026).
Selain kesiapan personel, SPJM juga memastikan armada dan peralatan operasional berada dalam kondisi siap digunakan. Pemeriksaan terhadap kapal tunda beserta perlengkapannya telah dilakukan untuk menjamin kelancaran proses sandar dan lepas kapal di area pelabuhan.
“Kapal tunda dan seluruh peralatannya sudah kami cek. Semuanya dipastikan dalam kondisi siap operasi,” katanya.
Pada periode mudik ini, SPJM memprioritaskan pelayanan terhadap kapal penumpang serta kapal logistik yang mengangkut kebutuhan pokok masyarakat. Upaya ini dilakukan untuk mencegah keterlambatan layanan yang dapat berdampak pada distribusi barang maupun mobilitas penumpang.
“Kami ingin memastikan seluruh pelayanan berjalan lancar. Momentum mudik sangat penting bagi masyarakat yang ingin berkumpul dengan keluarga,” tambahnya.
Seiring meningkatnya aktivitas pelayaran, sejumlah operator kapal juga menambah frekuensi perjalanan. Salah satunya PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) yang menambah jadwal kunjungan kapal pada rute utama seperti Surabaya dan Makassar.
Menyesuaikan kondisi tersebut, SPJM turut meningkatkan frekuensi layanan pandu serta operasional kapal tunda agar proses keluar-masuk kapal dapat berlangsung aman dan efisien.
Untuk memperkuat pengawasan operasional, perusahaan juga menyiapkan posko layanan khusus yang dilengkapi petugas officer on duty di bawah koordinasi manajemen wilayah.
Melalui berbagai langkah tersebut, SPJM berharap dapat mendukung kelancaran arus mudik nasional sekaligus menjaga keamanan dan efisiensi aktivitas maritim selama periode Lebaran. (Ba)













