MTQ ke-53 di Politeknik Balikpapan Ramai, DPRD Apresiasi Antusiasme Masyarakat

GARVI.ID, BALIKPAPAN – Antusiasme masyarakat dalam acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 di Politeknik Balikpapan terlihat sangat tinggi. Ratusan peserta dan pengunjung, baik dari kalangan muslimin maupun muslimat, hadir menyemarakkan kegiatan yang digelar pada Jumat 14 hingga 19 November 2025. 

Iwan Wahyudi, anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan, mengatakan, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan semangat kota Balikpapan untuk terus meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran sekaligus memahami makna ayat-ayat suci. “Ini yang kita harapkan dari pemerintah kota dan DPRD, agar nilai-nilai Islam bisa dijadikan nafas dalam kehidupan sehari-hari. Makna ayat Al-Quran diimplementasikan dalam langkah setiap warga sehingga Balikpapan bisa terus maju, berkembang, aman, tertib, dan harmonis,” ujarnya, Selasa (18/11/2025). 

Menurut Iwan, penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya memberikan keberkahan bagi masyarakat, tetapi juga berpotensi menghadirkan kesejahteraan dan rezeki yang berlimpah bagi kota Balikpapan. “Kita tetap menginginkan Balikpapan menjadi kota yang nyaman dan global untuk semua, sesuai visi misi Walikota dan Wakil Walikota dalam bingkai Madinatul Iman. Kegiatan ini sejalan dengan upaya tersebut,” tambahnya.

MTQ ke-53 kali ini menghadirkan berbagai lomba, mulai dari tahfiz, rebana, hingga nikah massal. Iwan menyampaikan harapannya agar kegiatan ini bisa terus diperbaharui setiap tahun dengan inovasi-inovasi yang melibatkan generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, agar proses kaderisasi keagamaan tetap berjalan. “Kita ingin ide-ide baru bisa merangkul anak-anak muda sehingga mereka terlibat aktif dalam melestarikan nilai-nilai Islam melalui kegiatan yang menyenangkan dan mendidik,” katanya.

Kegiatan ini dinilai menjadi salah satu media penting untuk menumbuhkan kesadaran spiritual sekaligus membangun kebersamaan masyarakat. Tidak hanya sebagai ajang perlombaan, MTQ juga diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran dan penguatan karakter generasi muda Balikpapan. Dengan antusiasme tinggi dari masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong Balikpapan menjadi kota yang religius, inovatif, dan berdaya saing. (Adv/DPRD/Bpp) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *